Laringitis : Pengertian, Gejala, Penyebab, Obat Alami, dan Pencegahannya

Sakit dibagian tenggorokan seringkali muncul sebagai gejala yang menyertai timbulnya batuk atau pilek.
Inilah yang menjadi salah satu alasan banyak orang yang menganggap remeh rasa nyeri dibagian tenggorokan.
Padahal sakit atau nyeri dibagian tenggorokan bisa disebabkan oleh banyak hal dan banyak penyebab.
Selain disebabkan oleh gejala yang muncul akibat akan adanya sakit flu atau batuk
Sakit dibagian tenggorokan pun bisa menjadi indikasi penyakit lainnya.
Bisa jadi penyakit yang sedang dialami saat ini bukanlah bagian dari gejala batuk atau flu, melainkan adanya penyakit laringitis

A.  Pengertian Laringitis
Laringitis adalah  peradangan pada laring (pita suara), yang menyebabkan suara sesak dan hilangnya suara.
Berdasarkan rentang waktu timbulnya gejala, laringitis dibagi dua, yaitu:
1.   Laringitis jangka pendek (akut). 
Biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, serta pita suara yang menegang.
2.   Laringitis jangka panjang (kronis). 
Umumnya muncul akibat sinusitis kronis, reaksi alergi, iritasi dari asam lambung, asap rokok, atau minuman keras.

B.  Gejala Laringitis
Gejala yang umum pada laringitis yaitu nyeri tenggorokan, batuk, demam, suara yang dikeluarkan serak, atau bahkan kehilangan suara sama sekali.
Pada penderita anak-anak dengan struktur saluran pernapasan yang kecil, bisa saja terjadi kesulitan bernapas.
Meski begitu, hal tersebut hanya terjadi pada beberapa kasus saja.
Gejala laringitis bisa muncul secara tiba-tiba, lalu terus memburuk selama dua sampai tiga hari
Dan pulih dalam waktu satu minggu tanpa pengobatan.
Biasanya suara serak dan kesulitan mengeluarkan suara adalah gejala yang terakhir pulih dibandingkan gejala laringitis lainnya.
Jika penderita masih terus merasakan gejala hingga lebih dari dua minggu, disarankan untuk menemui dokter.
Apalagi jika gejala makin parah, terutama menjadi sulit bernapas, maka bantuan medis harus secepatnya dilakukan.

C.  Penyebab Laringitis
Berikut ini beberapa penyeab yang bisa mengakibatnya timbulnya radang atau inflamasi dibagian laring, diantaranya adalah:
1.   Kerusakan Pada Bagian Pita Suara
Kondisi ini adalah salah satu pemicu adanya inflamasi dibagian laring
Yang mana sebagian kondisi ini akan dapat menyebabkan bagian laring mengalami pembengkakan dan muncul ruam kemerahan dibagian tersebut.
Adapun kerusakan bagian pita suara ini pada umumnya disebabkan karena adanya percepatan vibrasi pada organ pita suara yang melebihi batas ketahanannya.
Pada kondisi ini, si penderita pada umumnya seringkali berteriak terlalu keras atau bernyanyi dengan menggunakan suara yang tinggi.
Untuk itulah, tidak heran, kondisi laringitis adalah salah satu gangguan kesehatan yang banyak dirasakan oleh para musisi seperti penyanyi.
Akan tetapi, selain itu, kerusakan bagian pita suara pun dapat terjadi sebagai akibat dari adanya batuk dengan masa berlangsungnya yang begitu lama
Dan trauma si penderita untuk melakukan aktivitas fisik  
Atau trauma akibat adanya kecelakaan yang menimpa si penderita.

2.   Adanya Infeksi Bakteri, Virus dan Jamur
Virus utama yang dapat menyebabkan laringitis adalah virus flu dan pilek
Dari golongan bakteri salah satunya adalah bakteri difteria
Dan dari jenis jamur yakni salah satunya adalah Candida.
Perlu diketahui, jamur jenis Candida ini adalah jamur yang menyebabkan penyakit sariawan timbul pad aseseorang.
Infeksi jamur dan bakteri pada kasus laringitis sebenarnya jarang sekali terjadi dibandingkan dengan kasus laringitis akibat virus.
Pada penderita laringitis akibat adanya infeksi jamur
Kondisi ini lebih rentan dialami oleh penderita yang mengalami sistem kekebalan tubuh yang lemah
Seperti halnya akibat efek samping dari konsumsi obat jenis asteroid, efek samping dari kemoterapi atau bahkan akibat adanya HIV/AIDS.
Untuk penanganan laringitis jenis ini, maka sebaiknya si penderita menghubungi dokter atau tim medis lainnya
Agar pengobatan yang tepat bisa segera dilakukan.

3.   Akibat dari Reaksi Alergi
Salah satu penyebab lain yang membuat laringitis terjadi adalah adanya reaksi tubuh terhadap paparan debu atau zat kimia lainnya.
Kondisi seperti ini biasanya dikaitkan pada orang-orang yang memiliki riwayat alergi.

4.   Naiknya Asam Lambung Kebagian Tenggorokan
Kondisi ini dikenal pula dengan sebutan refluks gastroesofageal (GERD). Pada kondisi ini, asam lambung pada si penderita akan naik ke permukaan hingga kebagian tenggorokan.
Alhasil, iritasi dibagian laring yang cukup tinggi pada umumnya tidak akan dapat dihindari.
Itulah mengapa asam lambung sering kali dikaitkan dengan penyakit tenggorokan.

5.   Teriritasinya Bagian Laring dan Mengering
Kondisi seperti ini adalah penyebab atau hal yang dapat melatar belakangi adanya inflamasi dibagian laring.
Kondisi seperti ini, biasanya merupakan akibat dari konsumsi minuman beralkohol atau kebiasaan merokok.
Sama halnya pada kasus GERD, peluang terjadinya infeksi pada bagian laring akibat kondisi ini, kemungkinannya cukup tinggi.

D.  Obat Alami Laringitis
Berikut ini adalah obat alami untuk laringitis :
1.   Air Putih
Air putih membantu menghilangkan racun dan kuman dari tubuh.
Oleh karena itu sangat penting untuk minum air dalam jumlah cukup setiap hari (8 gelas per hari)
Air putih juga menjaga tenggorokan agar tetap lembab, sehingga mengurangi peradangan
Namun bagi penderita laringitis hindari air dingin dan pilihlah air normal atau sedikit hangat.

2.   Air Garam Hangat
Air garam hangat membantu membunuh bakteri dan virus
Serta mempercepat penyembuhan laringitis
Cukup tambahkan satu setengah sendok teh garam ke segelas air hangat
Lalu larutan tersebut dibuuat untuk berkumur. Lakukan beberapa kali dalam sehari.

3.   Bawang Merah
Bawang merah merupakan obat alami yang efektif untuk laringitis.
Potong-potong 3-4 bawang merah.
Didihkan potongan bawang tersebut dengan empat gelas air sampai larutan mengental seperti sirup.
Campurkan lima sendok makan sirup bawang dalam segelas air hangat. Tambahkan satu sendok makan madu dan beberapa tetes jus lemon.

4.   Cuka Sari Apel
Cuka sari apel membunuh bakteri sehingga cocok digunakan untuk mengobati laringitis.
Tambahkan dua sendok makan cuka sari apel dan satu sendok makan madu dalam setengah cangkir air. Minum dua kali sehari.
Cara  lain dengan mencampur satu sendok makan cuka sari apel dalam segelas air.
Berkumur dengan larutan ini setidaknya tiga sampai empat kali sehari
Bisa  juga dengan mencampur satu sendok makan cuka sari apel dalam setengah gelas air hangat
Lalu meminumnya secara teratur selama beberapa jam.

5.   Daun Sirih
Ambil 2 gram daun sirih, 1 gram kapulaga. 
Daun sirih di iris-iris, dan biji kapulaga dipecahkan.
Ramuan tersebut diseduh, lalu diminum sebanyak 100 ml sehari sekali

6.   Jahe
Sari jahe segar menenangkan dinding selaput lendir di sekitar pita suara, membantu mengatasi laringitis.
Rebus irisan tipis jahe segar dalam panci tertutup selama 10 menit.
Saring ramuan tersebut dan biarkan dingin.
Boleh juga menambahkan lemon dan madu.
Minum teh jahe ini beberapa kali sehari.

7.   Lemon
Sifat asam dari jus lemon dapat membunuh bakteri dan menghilangkan berbagai gejala laringitis.
Lemon juga merangsang produksi air liur dan membantu mengurangi lendir di tenggorokan
Tambahkan sedikit garam
, lemon segar kedalam secangkir air hangat.
Lalu berkumur dengan larutan ini beberapa kali dalam sehari.

8.   Madu
Penggunaan yang paling sederhana untuk mengobati laringitis dengan minum madu beberapa kali sehari.
Bisa juga dengan membuat teh herbal yang dibuat dengan madu dan lemon.
Untuk membuat teh ini, tambahkan lemon kedalam secangkir air mendidih.
Lalu tambahkan dua sendok teh madu .
Minumlah teh ini secara teratur. Khasiat madu akan melapisi dan melegakan tenggorokan, dan khasiat lemon akan mengurangi jumlah lendir.

9.   Minyak Kayu Putih
Minyak kayu putih salah satu bahan terbaik untuk mengobati laringitis, karena minyak kayu putih bersifat antivirus dan antibakteri
Cara terbaik untuk menggunakan minyak kayu putih adalah dengan menghirup uapnya.
Tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih ke panci air mendidih.
Tutup kepala dengan handuk dan hirup uapnya selama 10 menit.
Lakukan cara ini dua kali sehari. 

10.       Umbi Bidara
Siapkan 8 gram umbi bidara upas segar.
Rimpang kencur sebanyak 6 gram, 3 helai daun sirih, 3 gram kapulaga. 
Giling semua bahan tersebut dan tambahkan air mendidih secukupnya, takaran untuk 2 kali berkumur. 
Saring dan peras, air digunakan untuk berkumur 2 kali sehari.
Lakukan setiap pagi dan sore.

E.  Pencegahan Laringitis
Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari penyakit laringitis, di antaranya:
1.   Melakukan vaksinasi flu sesuai dengan yang dijadwalkan oleh dokter tiap tahun.
2.   Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan jangan merokok.
3.   Memperbanyak minum air putih agar dahak di dalam tenggorokan menjadi encer dan mudah dikeluarkan.
4.   Untuk orang yang rentan terkena laringitis, hindari penularan infeksi dari orang lain yang sedang menderita laringitis atau flu.
5.   Membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, atau setelah menggunakan kamar kecil.
6.   Melindungi hidung dan mulut dari paparan debu (memakai masker) agar terhindar dari virus atau bakteri penyebab laringitis.
7.   Jika Anda alergi terhadap sesuatu, misalnya debu, suatu jenis makanan, atau zat kimia tertentu, maka hindarilah hal-hal tersebut.
8.   Agar asam lambung tidak naik ke tenggorokan, tinggikan sedikit alas kepala atau bantal ketika tidur. Jangan langsung berbaring setelah makan.
9.   Mengonsumsi makanan-makanan yang sehat untuk tenggorokan yang banyak mengandung vitamin A,C, dan E (misalnya buah, sayur, atau biji-bijian).
10.       Tidak mengeluarkan volume suara yang melewati batas ketahanan pita suara, misalnya berteriak sangat keras atau bernyanyi dengan suara tinggi.



2 comments: