Penyakit Emfisema : Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahannya

emfisema

Emfisema merupakan salah satu jenis penyakit paru-paru yang seringkali diderita oleh perokok
Baik perokok aktif maupun pasif
Emfisema umumnya terjadi pada populasi berusia paruh baya dan berusia lanjut
Baik pada pria maupun wanita. 
Merokok, iritasi saluran napas oleh polusi udara
Maupun paparan dalam jangka panjang terhadap zat kimiawi berbahaya
Pada lingkungan yang tercemar merupakan penyebab utama timbulnya emfisema.
Selain itu, faktor genetik juga berperan terhadap timbulnya emfisema sejak dini. 
Pada emfisema, terjadi kerusakan pada alveolus (kantung udara) paru
Sehingga berdampak pada penurunan kadar oksigen dalam aliran darah
Dan penurunan elastisitas paru.
Emfisema tidak dapat disembuhkan
Namun dengan penanganan yang tepat maka perjalanan penyakit dapat dikontrol
Sehingga tidak terjadi memburuk. 
Emfisema adalah salah satu dari beberapa penyakit yang secara kolektif
Dikenal sebagai penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)

A.  Pengertian Emfisema
Emfisema adalah suatu kelainan anatomis pada paru – paru
Yang ditandai oleh adanya pelebaran rongga udara pada daerah distal bronkiolus terminal
Yang disertai oleh kerusakan pada dinding alveoli.
Secara anatomis emfisema paru dibedakan menjadi tiga bentuk, yaitu :
1)   Emfisema tipe sentriasinar :
Pada emfisema ini kerusakan dimulai dari bronkiolus respiratori yang meluas ke daerah tepi, terutama mengenai paru – paru bagian atas.
Emfisema ini sering terjadi sebagai akibat dari kebiasaan merokok dalam jangka waktu yang lama
2)   Emfisema tipe panasinar :
Pada emfisema ini kerusakan terjadi pada seluruh alveoli distal dan bronkiolus terminal secara merata, terutama mengenai paru – paru bagian bawah.
Emfisema ini sering terjadi pada pasien yang kekurangan alpha 1 antitripsin
3)   Emfisema asinar distal :
Pada emfisema ini kerusakan lebih banyak mengenai saluran napas distal, duktus dan sakus alveoler, terutama mengenai daerah septa atau dekat pleura


B.  Gejala Emfisema
Penderita bisa mengidap penyakit emfisema selama bertahun-tahun tanpa menyadari gejalanya. 
Gejala atau ciri ciri yang di timbulkan dari penyakit emfisema adalah napas pendek atau lebih dikenal dengan istilah sesak napas. 
Penderita kesulitan untuk menghembuskan napas keluar.
Umumnya gejala ini akan berkembang secara bertahap.
Umumnya penderita mulai menghindari aktivitas yang menyebabkan sesak napas.
Emfisema bahkan bisa menyebabkan napas pendek walaupun penderita sedang tidur.
Selain napas pendek, gejala-gejala umum enfisema lainnya adalah batuk dan suara mengi saat bernapas. Gejala-gejala seperti:
1)   Kemampuan untuk berolahraga dan menjalani aktivitas rutin menurun secara bertahap.
2)   Napas pendek sehingga tidak bisa menaiki tangga.
3)   Bibir dan kuku menjadi biru atau abu-abu.
4)   Menjadi kurang awas secara mental.

C.  Penyebab Emfisema
Berikut ada beberapa penyebab yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit emfisema :
1)   Merokok
Merokok merupakan penyebab paling umum dan paling tinggi memunculkan resiko untuk terkena penyakit emfisema.
Denga merokok anda berarti mengundang atau membuat resiko anda terkena penyakit emfisema semakin tinggi.
2)   Faktor usia
Faktor usia juga dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit emfisema
Karena semkain tua umur seseorang maka fungsi organ dalam tubuh termasuk paru paru akan berkurang
Dan kondisi ini biasanya akan meningkatkan resiko anda terkena penyakit emfisema.
3)   Bronkitis kronis
Penyakit bronkitis adalah infeksi pada saluran udara utama dari paru paru atau bronkus
Yang menyebabkan terjadinya peradangan atau inflamasi pada saluran udara.
Kondisi ini termasuk sebagai penyakit pernapasan
Dan juga dapat meningkatkan resiko anda untuk terkena penyakit emfisema.
4)   Pola hidup yang tidak sehat
Faktor yang dapat meningkatkan resiko anda terkena penyakit emfisema adalah karena pola hidup yang tidak sehat
Apabila anda termasuk orang yang sering menjalankan pola hidup tidak sehat maka mulai sekarang beralihlah ke pola hidup yang sehat.
5)   Polusi udara
Penyakit emfisema merupakan salah satu penyakit yang menyerang paru paru
Juga merupakan penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan
Jadi apabila anda terlalu sering menghirup udara yang kotor
Maka anda memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit emfisema.

D.  Pengobatan Emfisema
1)   Obat Herbal
Salah satu cara mengobati emfisema adalah dengan mengonsumsi obat herbal alami yang telah terbukti khasiatnya.
Herbal yang sudah banyak dikonsumsi bahkan dibuat produk komersialnya adalah cordyceps. Salah satu jenis jamur yang banyak tumbuh di daratan tinggi di Tiongkok/China.
2)   Obat-Obatan 
Bronkodilator, obat untuk meringankan sesak nafas dan batuk
Hanya saja kurang tepat untuk emfisema karena sasarannya sebetulnya untuk mengatasi asma.
3)   Terapi dan Rehabilitasi 
Langkah ini dilakukan dengan teknik pernapasan.
Anda akan dilatih bagaimana mengatur pernafasan dengan baik
Untuk pengobatan dan kesehatan paru-paru dan tubuh.
4)   Operasi 
Langkah ini ditempuh jika memang penyakit emfisema yang Anda derita sudah tergolong berat. Operasinya dilakukan untuk mengurangi volume paru-paru
Yaitu dengan memotong jaringan yang rusak.
Bisa juga dengan transplantasi paru-paru jika paru anda sudah tidak mungkin lagi dikurangi.
5)   Mengubah Gaya Hidup
Jika langkah pengobatan di atas sudah dilakukan
Lanjutkan dengan mengubah pola hidup anda.
Berhenti merokok dan berhenti minum, bukan lagi sebuah anjuran melainkan kewajiban.
Bila perlu, anda mungkin harus pindah rumah ke daerah yang punya banyak udara segar
Jika lingkungan anda terlampau banyak polusi udara.

Makanan yang dianjurkan untuk penderita penyakit emfisema
Makanan yang dianjurkan untuk penderita penyakit Emfisema banyak sekali jenisnya
Seperti sayur-sayuran dan buah-buahan segar.
Namun perlu anda ingat, penderita penyakit paru, misalnya emfisema
Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang akan membuat tubuh memproduksi lendir.
Beberapa makanan yang dapat membuat tubuh memproduksi lendir adalah seperti susu, ikan, kacang tanah, cokelat, gula putih
Dan makanan-makanan yang mengandung banyak lemak.
Makanan ini akan membuat paru-paru menjadi lebih parah
Khususnya untuk penderita emfisema.
Karena itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi buah manggis
Dan makanan yang banyak mengandung asam lemak omega-3.

E.  Pencegahan Emfisema
Berikut ini cara pencegahan emfisema yang dapat dilakukan :
1)   Banyak Istirahatkan Tubuh Anda dan Paru Paru Anda
Jenis upaya pencegahan yang perlu anda coba adalah dengan selalu memastikan tubuh anda memiliki waktu istirahat yang cukup. Saat tubuh memiliki istirahat yang cukup, dengan otomatis paru paru anda pun memiliki istirahat yang cukup. Paru paru yang cukup beristirahat akan lebih kuat dalam melawan berbagai penyakit yang mencoba merusak kesehatannya dan menghindarkan anda dari berbagai gejala penyakit emfisema.
2)   Hentikan Kebiasaan Merokok yang Ketergantungan
Selanjutnya, anda pun dapat menggunakan pencegahan emfisema dengan menghentikan kebiasaan merokok anda. Rokok dan racun yang terkandung di dalamnya adalah penyebab penyakit emfisema yang paling utama yang dapat membuat rusak paru paru secara parah. Jadi cobalah anda segera menghentikan kebiasaan merokok ini mulai dari sekarang. Jangan sampai anda menderita emfisema hanya karena anda tidak bisa mengendalikan kebiasaan merokok anda.
3)   Selalu Konsumsi Makanan Sehat untuk Paru Paru
Cobalah juga mulai dari sekarang perhatikan apa saja jenis makanan yang anda konsumsi. Perbanyaklah makanan sehat yang mendatangkan kekuatan untuk paru paru anda. Hal ini akan membuat paru paru anda tidak mudah lagi terserang penyakit dan juga lebih kuat dalam menghadapi pengaruh obstruktif dari penyakit emfisema sebelumnya.
4)   Lakukan Olahraga untuk Kesehatan Paru Paru dengan Rutin
Pastikan juga untuk lebih serng berolahraga. Seseorang yang sering berolahraga dan melatih kesehatan paru parunya diketahui dapat membuat emfisema dapat dicegah dengan efektif. Jadi cobalah melakukan olahraga yang melatih sistem pernafasan menjadi lebih kuat seperti dengan berlari atau bersepeda dengan rutin.
5)   Ikuti Terapi Pernafasan untuk Melatihnya Lebih Kuat
Terakhir, anda dapat melakukan cara pencegahan terhadap penyakit emfisema dengan lebih efektif yaitu dengan melakukan terapi. Terapi ini ada banyak jenis dan kegunaannya. Salah satu yang dapat anda coba adalah terapi untuk menguatkan sistem pernafasan. Jadi pengaruh penyempitan saluran pernafasan dapat dicegah dengan signifikan menyerang paru paru anda.
6)   Memperbanyak air putih
Upaya pencegahan lainnya yang bisa anda coba adalah dengan memperbanyak mengkonsumsiair putih
Penting untuk anda ketahui bahwa air putih memiliki banyak manfaat yang luar biasa untuk kesehatan, untuk pencegahan dan juga untuk membantu mengobati penyakit.
Salah satu manfaat luar biasa dari air putih untuk kesehatan yang bisa anda dapatkan adalah bisa membantu untuk mencegah terjadinya penyakit emfisema.





No comments:

Post a Comment