11 Obat Alami Penyakit Influenza




influenza

Influenza adalah penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza yang mudah menular. Influenza lebih umum disebut flu.

Penularan virus dapat terjadi melalui udara pada saat orang berbicara, batuk dan bersin.

Influenza merupakan penyakit yang umum terjangkit di kalangan masyarakat.

Penyakit ini sering di identikan dengan flu biasa yang terkenal sebagai penyakit murah meriah.

Padahal penyakit influenza dan flu biasa memiliki tingkat bahaya yang berbeda.

Influenza dapat menjadi wabah yang menyebar dari satu kota ke kota lain bahkan dari satu negara ke negara lain.

Penyebaran virus ini tidak bisa di prediksi dan di hentikan karena penularannya terjadi pada masa satu hingga dua hari sebelum timbulnya gejala.

Ketika gejala di temukan, penyakit sudah menyebar luas sehingga berkembang menjadi epidemi.

Virus influenza berasal dari famili Orthomyxoviridae. Sebenarnya ada 5 jenis virus influenza yang telah ditemukan oleh para ilmuwan.

Yaitu virus influenza tipe A,B,C, virus influenza isavirus dan virus influenza thogotovirus. Dari kelima virus influenza beberapa berbahaya bagi manusia, yaitu virus influenza A, B dan C.

Berdasarkan tingkat bahayanya, virus influenza dibagi 3, yaitu:
1)   Virus influenza A, virus ini menginfeksi manusia, mamalia dan unggas. contohnya: flu burung, H5N1
2)   Virus Influenza B, menginfeksi manusia dan binatang laut seperti singa laut dan linsang
3)   Virus influenza C, menginfeksi manusia dan babi, contohnya: flu biasa.

Virus influenza A dan B menyebabkan epidemi musiman. Sedangkan virus influenza tipe C tidak menyebabkan epidemi dan merupakan penyebab flu biasa yang biasanya tidak perlu penanganan khusus akan sembuh dengan sendirinya.

Namun jangan menganggapnya sepele, karena semua infeksi virus influenza jika di biarkan dapat memicu pneumonia yang dapat berakhir dengan kematian.

Banyak orang berpendapat antara flu dan pilek merupakan jenis penyakit yang sama karena memiliki kemiripan. Meski sebenarnya antara flu dan pilek berbeda.

Flu datang secara tiba-tiba dengan masa inkubasi yang lebih pendek dan memiliki gejala yang lebih parah. 

Sementara pada pilek terjadi dengan perlahan-lahan, gejala pada pilek umumnya lebih ringan, sehingga tidak terlalu mempengaruhi aktivitas penderita.

1.   Tubuh Anda menjadi cepat lelah
Ketika Anda terjangkit influenza, sistem kekebalan tubuh Anda akan menurun. Hal ini membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit lainnya.

Mengurangi sistem dalam tubuh juga bisa membuat Anda sering kelelahan. Apa lagi yang ditambahkan pada perubahan cuaca ekstrim dan aktivitas sehari-hari yang bisa membuat Anda mudah lelah, letih, lesu dan lemas.

2.   Tubuh Anda merasakan nyeri
Rasa nyeri dapat di rasakan di beberapa bagian tubuh seperti di punggung, tangan, kaki dan juga kepala.

Apalagi ketika ditambahkan dengan aktifitas yang padat dan menurunnya daya tahan tubuh anda.

3.   Batuk
Pada keadaan normal, walaupun batuk tersebut tidak memiliki dampak yang berbahaya bagi tubuh.

Batuk berdahak atau pun batuk kering yang disebabkan oleh influenza tersebut dapat sangat menggangu aktifitas sehari – hari Anda.

4.   Sakit tenggorokan atau tenggorokan gatal
Batuk yang berkepanjangan dapat menyebabkan iritasi pada tenggorakan, dan dengan di tambahnya oleh keberadaan virus influenza, iritasi tersebut dapat menyebabkan infeksi tenggorokan.

Infeksi tenggorokan inilah yang dapat membuat tenggorokan Anda terasa sakit pada saat menelan makanan atau pun minum.

5.   Pilek
Virus influenza dapat menyebabkan infeksi pada hidung, saluran pernapasan dan sinus. Oleh karena itu salah satu ciri – ciri serangan influenza adalah pilek.

Pilek dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak – anak hingga orang dewasa. Walaupun pilek biasanya tidak dapat membahayakan anda, pada kondisi terburuk, pilek juga bisa bisa mejadi gejala batuk bronkitis.

6.   Kesulitan bernafas
Kesulitan bernafas dapat di sebabkan oleh banyak hal, seperti hidung tersumbat yang disebabkan oleh pilek atau pun bisa terjadi ketika batuk Anda membuat dada anda terasa nyeri dan sesak.
Pada penderita influenza secara normal, kesulitan bernafas tidak akan terjadi dalam waktu yang lama sehingga hal tesebut tidak akan membahayakan Anda.

7.   Demam
Selain Anda merasakan tubuh anda kedingina atau pun menggigil, virus yang menyebabkan influenza juga dapat menyerang sistem kekebalan tubuh anda.

Dengan menurunya sistem kekebalan tubuh anda, maka virus dan penyakit lain pun dapat dengan mudah menyerang tubuh anda, salah satunya adalah demam.

Biasanya demam yang disebabkan oleh influenza tidak dapat membahayakan tubuh anda. Akan tetapi, demam juga dapat menandakan adanya gejala penyakit lain pada tubuh anda.

8.   Dehidrasi yang berat
Dehidrasi adalah keadaan dimana cairan di dalam tubuh menurun melampaui batas normal.

Walaupu dehidrasi adalah hal yang normal pada saat anda sedang sakit, hal tersebut juga dapat berdampak negatif untuk tubuh Anda.

Selain energi tubuh Anda juga membutukan air untuk melakukan aktifitas sehari – hari. Dalam kasus yang ekstrim, dehidrasi dapat memberikan efek yang fatal dan membahayakan bagi tubuh Anda.


B.  Penyebab Penyakit Influenza
Flu disebabkan oleh virus influenza. Beberapa jenis virus influenza yang paling sering menyebabkan flu dan dianggap paling berbahaya bagi manusia, antara lain sbb:
1)   Virus influenza tipe A; virus yang paling sering menyerang mamalia, dan unggas.
2)   Virus influenza tipe B; virus yang menginfeksi manusia dan binatang laut.
3)   Virus influenza tipe C; Virus ini menginfeksi manusia dan babi.

Jika influenza terjadi secara berkepanjangan dan tidak kunjung sembuh. Maka hal itu patut dicurigai merupakan gejala suatu penyakit tertentu atau karena aktivitas penderita yang salah.

Penyebabinfluenza berkepanjangan berikut ini bisa jadi penyebabnya :

1.   Sering kurang tidur
Tidur akan membantu seseorang penderita influenza memulihkan sistem kekebalan tubuh dan mempertahankan imunnya agar tetap kuat.

Ketika terserang flu, sebaiknya penderita banyak beristirahat. Tujuannya adalah untuk membantu tubuh yang sedang melawan virus atau infeksi.

Istirahat ini sangat penting untuk 3 hari pertama terkena virus. Tidur yang kurang atau yang tidak berkualitas juga bisa membuat seseorang yang sehat rentan terserang flu.
Orang yang kurang tidur selama lebih dari 3 malam akan lebih rentan sakit dan terserang virus daripada orang yang tidur 8 jam setiap malam.

2.   Tubuh kekurangan cairan
Saat sedang flu, tubuh akan gampang dehidrasi atau kekurangan cairan. Padahal orang yang flu akan membuat penderitanya malas mengonsumsi apapun, termasuk air putih.

Hal inilah yang membuat penderita flu menjadi lama sembuhnya. Maka, minumlah banyak air putih, sup, atau jus.

Semua cairan yang masuk ke tubuh tidak hanya akan memperlancar metabolisme namun juga dapat membantu menyingkirkan mukus atau lendir dari dalam pangkal hidung dan saluran tenggorokan.

Sebaiknya minum air putih hangat sebanyak 8 gelas per hari agar hidung dan tenggorokan merasa lebih lega dan hangat.

3.   Sedang stres
Pada saat seseorang sedang stres atau tertekan karena berbagai hal, maka hal ini akan berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh.

Seseorang yang stres menjadi susah melawan virus yang masuk sebagaimana mestinya orang yang sedang tidak stres.

Kondisi ini akan membuat seseorang lebih rentan terserang flu, atau lebih rentan sulit sembuh dari flu sehingga flu berkepanjangan. 

Stres yang berkepanjangan akan membuat tubuh kurang cekatan dalam merespon kortisol.

Kortisol sendiri adalah hormon yang mengontrol respon tubuh terhadap ancaman benda asing seperti virus dan bakteri.

4.   Salah mengobati penyakit
Bisa saja seseorang keliru dan mendiagnosis sendiri bahwa penyakit lain dianggap sebagai flu biasa.

Seseorang mungkin saja sudah mengobati flu-nya selama beberapa hari, bahkan hingga beberapa minggu.

Namun pengobatannya kurang tepat, sehingga obat tersebut tidak berpengaruh. Maka, pastikan terlebih dahulu apa penyebab dari flu tersebut sebelum memutuskan untuk mengobatinya.

Jika flu terjadi karena virus, maka sesuaikan obatnya. Jika flu terjadi karena bakteri, maka berikan antibiotik yang tepat.
Jika flu terjadi karena alergi, maka berikan antihistamin dan jauhkan diri dari penyebab alergi.
Jika flu masih saja terjadi secara berkepanjangan, maka lebih baik berkonsultasi ke dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat dan cepat. 

5.   Salah cara mengatasi
Mungkin sebagian orang sudah pernah mendengar obat alami atau herbal yang populer dan dijual di pasaran bebas sebagai obat flu.

Bagi sebagian orang-orang, obat tersebut dianggap sanggup mengobati flu hanya dalam waktu yang singkat dan secara tuntas.

Namun, harus diingat bahwa tidak semua obat herbal yang dijuak di pasaran dan diklaim seperti itu benar-benar ampuh mengatasi flu. 

Banyak juga orang yang berpikir bahwa minum suplemen vitamin C dapat mempercepat kesembuhan dari flu.

Namun pada kenyataanya, hanya sedikit bukti ilmiah yang menyepakati hal tersebut bahwa vitamin C bisa benar-benar membantu penyembuhan.

Sebenarnya, untuk mengobati flu biasa, Anda tidak cukup hanya dengan minum obat herbal atau suplemen vitamin saja, melainkan harus menyentuh penyebabnya sendiri yaitu virus. 

Obat antibiotik juga tidak akan banyak membantu, karena penyebab flu pada dasarnya adalah virus.

Sedangkan antibiotik berguna untuk membunuh bakteri (kecuali jika pilek terjadi karena infeksi bakteri seperti sinusitis, rinitis, atau lainnya).

6.   Tidak mau beristirahat
Memang tidak ada yang melarang untuk seseorang tetap beraktivitas jika gejala flu menyerang.

Selama gejala flu tidak parah dan hanya menyerang sebagian tubuh, seseorang bahkan mungkin masih bisa berolahraga ringan sehari-hari.

Namun jika gejala flu sudah sampai dialami oleh sekujur tubuh, hal ini berarti tubuh memberi sinyal untuk mulai istirahat secara penuh.

Gejala flu yang mulai parah misalnya sesak pada dada, sakit perut, demam, nyeri otot, batuk, dan kelelahan. Maka, jangan terus memforsir kondisi tubuh yang sedang flu.

Dan biarkan tubuh untuk beristirahat secara cukup dan berikan waktu untuk sistem imun tubuh untuk melakukan tugasnya secara alami.

7.   Alergi
Penyebab influenza berkepanjangan yang paling umum terjadi adalah karena faktor alergi.

Alergi terjadi jika sistem kekebalan tubuh terlalu aktif sehingga jika ada alergen masuk, sistem imun akan menyerangnya dan menganggapnya virus atau bakteri.

Alergi bisa terjadi jika seseorang berada di dekat alergen. Alergen pada flu biasanya berbentuk seperti debu, bulu binatang peliharaan, tungau, atau serbuk sari tanaman.

Alergi bisa juga disebabkan oleh serbuk kayu berterbangan, tepung, dan lainnya. Saat alergi terjadi, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi terhadap alergen.

Sel-sel di dalam hidung biasanya lebih peka dan akan melepaskan histamin serta bahan kimia lain ketika bersentuhan dengan alergen yang masuk.

Akibatnya, hidung akan meradang dan menimbulkan gejala seperti gejala flu. Gejala flu yang terjadi saat alergi antara lain batuk, hidung tersumbat, bersin, serta badan terasa sakit atau nyeri.

Gejala tersebut biasanya muncul dengan cepat setelah bulu hidung bersentuhan dengan alergen.

Alergi juga bisa bertahan lama, tergantung dari berapa lama seseorang berada di sekitar alergen.

8.   Sinusitis
Sinusitis merupakan peradangan atau pembengkakan pada jaringan dinding yang melapisi sinus.

Sinus adalah ruangan yang berisi udara yang posisinya berada di belakang telinga, hidung, dan tulang pipi.

Sinus juga terdapat di atas mata. Sinusitis ini terjadi jika sinus tersumbat dan diisi oleh zat selain udara (biasanya cairan).

Akibatnya, kuman (termasuk bakteri, virus, dan jamur) akan mudan tumbuh dan menjangkit daerah tersebut sehingga menyebabkan infeksi.

Jika sinusitis tidak segera diobati, maka flu berkepanjangan akan terjadi dan sulit sembuh.

Maka jika gejala siusitis dirasakan, maka segera berkonsultasilah dengan dokter agar tahu bagaimana pengobatan yang tepat.

9.   Polip hidung
Polip hidung adalah pembengkakan pada selaput hidung yang terjadi di dalam saluran pernafasan (hidung dan sinus).

Polip hidung tidak selalu menimbulkan gejala penyakit apa pun jika berukuran kecil, namun akan menunjukkan gejala seperti flu jika ukurannya besar.

Gejala yang ada di antaranya hidung tersumbat, hidung keluar cairan, atau muncul lendir menetes ke belakang tenggorokan.

Biasanya polip hidung juga disertai dengan gangguan penciuman, gangguan tidur, dan merasa ada tekanan pada wajah.

Jika gejala seperti ini terjadi, maka segera lakukan pemeriksaan untuk mengatasi polip itu sendiri.

10.       Rhinitis
Rhinitis merupakan peradangan atau iritasi yang terjadi pada bagian membran mukosa yang terletak di dalam hidung.

Rhinitis ini dibagi menjadi dua, yaitu rhinitis alergi dan rhinitis nonalergi. Namun rhinitis alergi yang paling sering terjadi.

Sedangkan rhinitis non alergi biasanya terjadi karena infeksi bakteri. Jika terjadi infeksi bakteri, maka periksakan ke dokter agar tahu obat yang tepat.

11.       Daya tahan tubuh lemah
Seseorang yang terkena flu berkepanjangan bisa saja terjadi karena daya tahan tubuhnya lemah.

Jika daya tahan tubuh lemah maka seseorang akan sangat sulit sembuh dari penyakitnya, termasuk flu ini.

Seseorang dengan daya tahan tubuh lemah bisa jadi memang karena kondisi tubuhnya sedang lemah, bisa juga karena faktor usia, atau bisa saja karena seseorang sedang terserang penyakit lain seperti kanker. Bisa juga karena seseorang menderita HIV/Aids.

12.       Cuaca
Influenza berkepanjangan juga bisa terjadi karena faktor cuaca. Cuaca bisa menyebabkan tebaran virus di udar menyebar lebih cepat dan lebih luas.

Jika cuaca seperti itu terjadi, maka akan sangat mudah bagi seseorang terserang flu.

Dan jika virus di udara masih banyak, maka flu tersebut akan terus menerua masuk dan menjangkit, sehingg flu sulit sembuh dan menjadi berkepanjangan.

Flu seperti ini perlu dicegah yaitu dengan memakai masker atau penghalang pada bagian hidung dan mulut agar virus tidak menyebar dan agar virus tidak mudah masuk lagi dalam tubuh



1.   Madu dan Kayu Manis
Caranya :
a.   Seduhlah madu 1 sendok makan dengan kayu manis bubuk seperempat sendok
b.   Campur di air hangat 1 gelas.
c.   Kemudian Anda minum ramuan obat flu alami tersebut untuk jangka waktu 3 hari hingga penyakit flu yang Anda derita sembuh.

Caranya :
a.   Campurkan 2 sendok makan minyak gandapura dan minyak kelapa serta 3 sendok makan perasan air jeruk nipis.
b.   Setelah itu gunakan ramuan ini untuk menggosok leher, dada dan juga punggung.
c.   Ramuan bahan alami ini mampu meringankan gejala flu yang Anda alami.

3.   Air Jeruk Nipis dan Madu
Caranya :
Beberapa bahan alami yang perlu disiapkan untuk membuat obat flu yang ini antara lain, air jeruk nipis, madu, biji pepaya, kulit kina, lempuyang wangi dan air matang 1 cangkir.
Caranya :
a.   Haluskan kina, biji pepaya, lempu yang wangi lalu haluskan.
b.   Setelah itu masukkan air perasan jeruk nipis, madu dan air pada bahan yang sudah dihaluskan.
c.   Aduk hingga rata lalu saring airnya.
d.   Minum ramuan ini ½ gelas dalam 3 kali sehari.

4.   Bunga Kamboja dan Gula Merah
Caranya :
a.   Cuci bunga kamboja lalu rebus dengan menggunakan air sebanyak 400 ml dan sisakan kurang lebih 200 ml.
b.   Setelah itu saring air rebusan dan tambahkan gula merah.
c.   Minum ramuan ini hingga flu sembuh.

5.   Jahe
Jahe mengandung senyawa antivirus alami yang dapat melawan virus penyebab flu. Selain itu jahe juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Caranya :
a.   Ambil beberapa ruas jahe setelah itu tumbuk dan masukkan ke dalam air hangat.
b.   Untuk memberikan rasa manis Anda bisa menambahkan gula ataupun madu.
c.   Minumlah ramuan tersebut. hingga flu sembuh
.
6.   Bawang Putih
Sama seperti jahe bawang putih juga mengandung sifat anti inflamasi yang dapat mengatasi peradangan yang disebabkan oleh virus influenza.
Caranya :
Anda bisa menambahkan bawang putih pada makanan ataupun mengonsumsinya secara langsung.

7.   Daun Mint
Daun mint merupakan obat flu tradisional paling mujarab yang dapat Anda coba selanjutnya. Selain membuat ramuan dari daunnya, Anda pun dapat menghirup aroma mint ataupun menthol.

Setiap orang percaya bahwa menghirup aroma mint dapat meringankan flu yang diderita. Aroma tersebut bisa didapatkan dari aroma minyak kayu putih ataupun balsem.

Oleskan balsem ataupun minyak kayu putihpada lubang hidung untuk mengatasi flu.

8.   Kunyit dan Madu
Madu memang merupakan bahan alami yang sering digunakan untuk pengobatan herbal. Hal ini dikarenakan madu mengandung bahan-bahan alami yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Jika dicampurkan dengan kunyit tentu saja kedua bahan alami ini dapat bekerja lebih efektif.

Caranya :
a.   Seduh beberapa sendok parutan kunyit lalu tambahkan madu sebagai perasa.
b.   Minumlah ramuan ini secara teratur agar flu yang Anda derita dapat terobati.

9.   Sup Hangat
Meski ada yang bilang saat flu tubuh akan menolak makanan karena hidung sedang tersumbat, namun mengkonsumsi sup hangat dipercaya bisa digunakan untuk meringankan flu yang sedang dialami.

Sup hangat yang dikonsumsi bisa mengencerkan lendir yang ada di hidung dan juga di tenggorokan.

Lendir atau ingus yang kental justru membuat flu semakin parah sebab saluran pernafasan menjadi semakin tersumbat.

Saat mengkonsumsi sup hangat lendir akan mencair dan dikeluarkan bersamaan dengan feses saat buang air besar.

Semakin banyak ingus yang mencair semakin sedikit ingus yang ada di saluran pernafasan sehingga pernafasan pun menjadi semakin lega.

Tips mengkonsumsi sup hangat yang dijadikan sebagai obat flu tradisional adalah mencium aroma supnya terlebih dahulu selama 2 menit, barulah setelah itu sup baru bisa dikonsumsi.

10.       Terapi Air Panas
Terapi air panas ini bisa digunakan sebagai obat flu tradisional yang bisa dilakukan.

Hal itu dikarenakan air panas yang masuk ke dalam tubuh bisa digunakan untuk mengencerkan ingus sehingga ingus akan mudah sekali keluar dari saluran pernafasan.

Caranya :
a.   Siapkan baskom berisi air panas.
b.   Taruh di dalam ruangan yang tertutup. Usahakan di dalam kamr itu tidak ada ventilasi udaranya.
c.   Jika memang tidak ada ruangan yang seperti itu anda bisa memanfaatkan sarung.
d.   Tutupi tubuh anda menggunakan sarung, ikat bagian atasnya.
e.   Setelah itu anda letakkan baskom itu dihadapan anda dan masukkan beberapa teas minyak kayu putih.
f.     Tundukkan kepala anda sampai kira kira jaraknya 8 cm dari baskom itu.
g.   Hirup aroma dari baskom itu, kemudian aturlah pernafasan anda.
h.   Uap panas itu bisa andaa gunakan untuk mengatasi flu sebab uap panas itu bisa mengencerkan ingus yang ada di saluran pernafasan anda.

11.       Garam
Caranya:
a.   Campurkan seperempat sendok teh garam bersamaan dengan seperempat teh baking soda.
b.   Gunakanlah air hangat untuk melarutkan kedua bahan bahan tersebut, aduk agar tercampur dengan merata.
c.   Masukkan pipet ke dalam air laurutan tersebut, setelah itu semprotkan pipet itu ke bagian hidung yang tersumbat bergantian.
d.   Lakukanlah cara ini sebanyak tiga kali dalam sehari agar ingus yang ada di sauran pernafasan segera menghilang.


D.  Pencegahan Penyakit Influenza

Salah satu cara terbaik untuk mencegah flu adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh meningkat dan mampu melawan serangan virus flu.

Cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh adalah dengan selalu menjaga pola hidup sehat seperti makan makanan sehat dan bergizi, berolahraga, cukup istirahat, dan bisa juga dengan vaksinasi.

Dalam dunia medis saat ini sudah diperkenalkan vaksinasi flu untuk orang usia 6 bulan ke atas.

Para ahli menyarankan agar vaksinasi flu dilakukan setiap tahun karena cepatnya kemampuan virus flu untuk berubah sehingga menjadi lebih resisten.

Efektivitas vaksinasi dalam mencegah penyakit flu bisa mencapai 70 – 90 %.

Orang yang sangat dianjurkan untuk mendapatkan imuniasai flu adalah anak-anak, wanita hamil, orang yang menderita penyakit tertentu seperti penyakit asma, HIV, diabetes, jantung, paru, dan orang tua terutama mereka yang berusia lebih dari 65 tahun ke atas.

Orang yang tidak boleh diberikan vaksinasi flu adalah anak bayi usia 6 bulan ke bawah, orang yang alergi khususnya alergi telur dan produk olahannya, orang yang menunjukkan reaksi alergi terhadap vaksin flu, dan orang yang menderita Guillain-Barré syndrome (keanehan pada sistem imun dan saraf tubuh).

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan flu adalah:
1.   Rajin mencuci tangan. Jangan sembarangan memasukkan tangan ke mulut. Cucilah tangan dengan benar menggunakan sabun atau alkohol.
Gosok-gosok tangan bagian dalam, luar sampai pergelangan tangan dengan sabun selama 15 detik, lalu bilas dengan air bersih.

2.   Hindari (menjauh) dari orang yang terkena flu. Flu merupakan penyakit yang sangat cepat menular lewat udara terutama saat bersin dan batuk.
Untuk orang yang sedang flu, sebaiknya menggunakan masker penutup mulut dan hidung agar tidak menyebarkan virus flu ke orang lain.
Saat batuk dan bersin, tutup mulut dan hidung menggunakan tisu, lalu buanglah tisu ke tempat sampah setelahnya. 

3.   Flu juga bisa menular lewat kontak (sentuhan) tangan orang yang terinfeksi virus flu atau lewat kontak dengan benda yang telah dipegang penderita.
Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk selalu rajin mencuci tangan dengan sabun agar memperkecil kemungkinan tertular penyakit flu.

4.   Flu tak hanya bisa masuk ke dalam tubuh lewat mulut, bisa juga lewat hidung dan mata.
Oleh sebab itu, bila Anda habis melakukan kontak langsung dengan penderita flu, hindari menggosok-gosok mata dan hidung untuk mencegah penularannya.

5.   Jika Anda terserang flu, sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah untuk mencegah kemungkinan Anda menularkan virus flu ke orang lain di sekitar Anda.
Istirahatlah di rumah karena istirahat sangat dibutuhkan bagi tubuh agar bisa pulih kembali.




5 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. klu saya pakai bawang putih utk atasi flu dan banyak istirahat. :)

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete