10 Obat Alami untuk Penyakit Asma

penyakit asma

Menurut organisasi kesehatan dunia – WHO dan para ahli, Asma adalah penyakit paru-paru kronis (jangka panjang) yang mempersempit saluran udara pada pernafasan.

Asma menyebabkan mengi berulang (suara siulan ketika Anda bernapas), sesak dada, sesak napas, dan batuk. Batuk sering terjadi pada malam atau pagi hari.

Asma mempengaruhi orang-orang dari segala usia, tetapi paling sering dimulai selama masa kanak-kanak. tingkat keparahan dan frekuensi asma bervariasi dari orang ke orang.

Para ahli sepakat bahwa asma merupakan penyakit kronis yang perlu dipantau dan dikendalikan seumur hidup.

Siapapun orang bisa menderita penyakit asma, meskipun biasanya pertama kali didiagnosis adalah orang muda atau anak-anak.

Secara umum, asma dibagi ke dalam dua jenis, yaitu asma pada anak (child-onset asthma) dan asma pada orang dewasa (adult-onset asthma).

Akan tetapi terdapat juga tipe-tipe penyakit asma lainnya, yang dibedakan berdasarkan situasi dan pemicu terjadinya, yaitu :

1.   Asma Alergi (Allergic Asthma)
Asma jenis ini adalah jenis asma yang disebabkan oleh allergen (zat pemicu alergi), seperti bulu binatang, jenis makanan tertentu, debu, jamur, serbuk sari, dan zat-zat alergen lainnya.

2.   Asma Non-Alergi (Non-Allergic Asthma/Intrinsic Asthma)
Asma tipe ini terpicu oleh suatu zat mengganggu yang terdapat di udara, namun tidak termasuk sebagai allergen.

Zat-zat seperti parfum, debu dalam rumah, asap rokok, dan polusi udara dapat menimbulkan gejala susah bernapas bagi penderita asma tipe ini.

3.   Occupational Asthma
Seperti namanya, asma tipe ini adalah asma yang berhubungan dengan pekerjaan. Banyak penderita asma yang mengalami gejala atau serangan asma saat berada di tempatnya bekerja.

Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan yang dapat memicu asma, misalnya kondisi udara, debu, asap rokok, atau bahkan situasi stres yang sering muncul di lokasi pekerjaan.

4.   Exercise-induced asthma (EIA)
Penyakit asma ini adalah tipe asma yang dipicu akibat gerak badan atau aktifitas fisik yang berat, setelah aktifitas tersebut mencapai titik tertentu.

Serangan asma akan terjadi dan menyebabkan mengi (berbunyi saat bernapas), dada terasa sesak dan batuk.

5.   Nocturnal asthma
Ini adalah tipe asma yang biasanya sangat parah di malam hari, gejala asma itu sendiri bisa muncul kapan saja, akan tetapi pada malam hari, atau bahkan saat tidur, serangan asma akan semakin parah.

6.   Cough-Variant Asthma
Tipe penyakit asma ini didominasi oleh batuk kering yang sangat parah, dan biasanya tidak memiliki gejala-gejala asma lainnya (sesak napas, mengi, dan lain-lain).

Itu menyebabkan tipe asma ini terlambat dideteksi dan ditangani, karena serangan asma yang terjadi hanya berupa batuk.

Pemicunya bisa karena kondisi udara yang buruk atau akibat aktifitas fisik yang berat.


B.  Gejala Asma
Gejala asma ada yang masih ringan dan ada juga yang sudah cukup parah. Gejala asma yang sudah cukup buruk dan parah dinamakan sebagai serangan asma.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit asma :
1.   Sulit Bernafas
Gejala yang paling banyak dialami oleh para penderita asma adalah sulitnya untuk bernafas.

Biasanya ini menjadikan penderitanya menjadi sesak nafas sehingga membuat penderitanya sampai megap-megap.

Bisa jadi ini juga menimbulkan bunyi “ngik” pada saat bernafas.

Nafasnya juga akan menjadi setengah-setengah saja dan tidak utuh sehingga menyebabkan penderitanya menjadi terganggu saat melakukan aktivitasnya.

2.   Lelah dan Lesu
Para penderita asma juga akan sering mengalami rasa lelah dan lesu walaupun hanya melakukan aktivitas yang sederhana.

Lelah dan lesu ini disebabkan oleh adanya kekurangan oksigen di dalam tubuh karena memang sirkulasi oksigen mengalami gangguan atau tidak lancar karena adanya penyempitan di saluran pernafasan.

Kurangnya oksigen akan mempengaruhi kadar oksigen di dalam seluruh tubuh.

3.   Menghilangnya Suara
Gejala penyakit asma dalam tahap parah lainnya adalah kehilangan suara, ini diakibatkan karena batuk secara terus-menerus sehingga dalam jangka waktu tertentu penderita asma bisa saja kehilangan suaranya.

Jika melakukan pembicaraan dalam waktu yang normal, suara orang tersebut akan terdengar serak.

4.   Susah Tidur (Insomnia)
Gejala lainnya yang akan dialami oleh para penderita penyakit asma adalah susah tidur.

Karena adanya gangguan pada pernafasan akan mengakibatkan para penderita penyakit asma akan mengalami sulit tidur.

Sulit tidur ini akan mengakibatkan para penderitanya menjadi lemah, lesu dan tidak bersemangat pada esok harinya.

5.   Sulit Melakukan Banyak Hal
Para penderita penyakit asma akan sulit melakukan banyak hal terutama pada saat asmanya sedang kambuh.

Tidak hanya itu saja, orang yang terkena asma sulit melakukan pekerjaan yang berat.

6.   Gugup dan Tegang
Karena adanya permasalahan di bagian pernafasan disertai dengan rasa sakit di dada maka dapat memicu rasa gugup dan tegang pada penderitanya sehingga penderitanya akan merasakan rasa yang sangat tidak nyaman terutama pada saat asma mulai menyerang.

Untuk menghindarinya mungkin anda bisa mencoba rileks dan mengatur dengan menggunakan olah pernafasan.

Oleh karena itu para penderita asma akan sangat penting baginya untuk belajar mengatur pernafasan, supaya jika sewaktu-waktu mengalami kambuh akan bisa dinetralisir seorang diri.

7.   Berkeringat
Gejala lain yang mungkin akan dialami oleh para penderita penyakit asma adalah keluarnya keringat dingin terutama pada bagian kening.

Pada bagian kening ini akan memunculkan keringat yang cukup banyak apalagi saat berada di cuaca yang dingin.

Cuaca yang dingin ini akan membuat pemicu kambuhnya asma sehingga munculah keringat pada bagian kening ini.

8.   Mual dan Muntah
Tidak jarang juga para penderita penyakit asma yang mengalami mual dan muntah yang tidak tertahankan.

Hal ini terutama terjadi pada saat penyakit asma sudah mulai menyerang, adanya tekanan di dalam dada juga mengakibatkan tekanan di bagian lambung.

Sehingga memicu naiknya asam lambung dan hal ini sudah menjadi salah satu gejala yang banyak dirasakan oleh para penderita penyakit asma.

Jika Anda mengalami hal ini, rasa mual dan muntah sudah tak tertahankan maka muntahkanlah saja biar menjadi enak bagian perutnya.

9.   Demam Ringan
Tidak jarang juga para penderita penyakit asma akan merasakan demam ringan.

Demam ini memang tidak terlalu ketara namun akan membuat para penderitanya menjadi cepat lelah dan lesu serta tidak memiliki daya dan upaya lagi untuk melakukan berbagai aktivitas.

10.       Gatal Pada Tenggorokan
Selain batuk dan bersin, para penderita penyakit asma juga akan mengalami gatal-gatal pada tenggorokan akibat adanya udara yang masuk dan keluar tidak lancar sehingga menyebabkan adanya gangguan di dalamnya.

Keadaan ini memang menjadi hal yang sangat tidak mengenakan bagi para penderitanya namun mereka memang harus mengalami hal ini sebagai konsekuensi atas penyakit yang dideritanya


Beberapa hal yang menjadi pemicu munculnya gejala asma, antara lain :
1.   Lingkungan
Lingkungan sekitar bisa menjadi salah satu faktor penyebab asma. Karena di dalam lingkungan ada polutan yang bisa menyebabkan saluran pernapasan terganggu karena penyempitan dan sesak napas.

Beberapa hal dari lingkungan yang bisa menjadi penyebab asma adalah alergi terhadap debu, serbuk bunga, tungau, bulu hewan, polusi udara, kondisi dalam ruang yang lembab dan berjamur, asap kimia, serta asap rokok.

2. Aktivitas Fisik yang Berlebihan
Aktivitas fisik, seperti olahraga yang berlebihan bisa juga menjadi penyebab asma. Meskipun olahraga sangat disarankan untuk dilakukan, dan baik bagi kesehatan.

Tapi jika melakukannya secara berlebihan tentunya akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan, yaitu pemicu kambuhnya penyakit asma.

3.   Stres
Stres bukan hanya berdampak pada psikis, tetapi juga akan memengaruhi kesehatan, salah satunya bisa menjadi faktor penyebab asma.

4. Pengaruh obat-obatan
Pengaruh dari obat-obatan tertentu yang bisa menjadi penyebab asma seperti obat penghambat beta yang biasanya diberikan pada pengidap hipertensi atau gangguan jantung, obat pereda nyeri anti-inflamasi nonsteroid, misalnya aspirin, naproxen, dan ibuprofen.

5. Makanan atau Minuman
Makanan atau minuman yang mengandung sulfit atau bahan pengawet seperti selai, makanan olahan, makanan siap saji, makanan olahan, udang, minuman kemasan sari buah, wine, dan minuman beralkohol.

6. Penyakit Refluks Gastroesofageal  (GERD)
Penyakit GERD atau penyakit yang disebabkan asam lambung kembali naik ke kerongkongan sehingga bisa menyebabkan iritasi saluran cerna bagian atas.

7. Emosi Berlebihan
Faktor lainnya yang dapat menyebabkan penyakit asma, yaitu emosi yang berlebihan seperti marah berlebihan, tertawa terbahak-bahak, kesedihan yang berlarut-larut.

Tidak hanya memengaruhi psikis seseorang, namun juga bisa menjadi penyebab asma. 

Penyebab asma juga dapat dikarenakan oleh alergi, alergi merupakan respon tubuh namun jika terjadi berlebihan juga tidak baik juga.

Alergi yang bisa menjadi penyebab asma bisa karena dari zat makanan, hewan berbulu, serbuk dari tumbuhan seperti bunga, debu, dan juga jamur.

Dalam setiap penyakit, terutama jenis penyakit kronis tidak menular biasanya faktor keturunan atau genetik memiliki andil untuk menyebabkan suatu penyakit, termasuk asma.

Tetapi besarnya andil untuk menjadi penyebab asma tentunya berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lain, tergantung besarnya kekuatan genetik yang diturunkan dari generasi sebelumnya.

Jadi jika orang tua atau kakek nenek mempunyai riwayat penyakit asma, maka mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk menderita asma daripada orang yang tidak ada riwayat penyakit asma sama sekali di keluarganya.

Faktor genetik ini biasanya berpengaruh terhadap reaksi autoimun tubuh, di mana pada penderita asma memiliki saluran pernafasan yang sangat sensitif terhadap lingkungan atau paparan zat-zat tertentu.

10.       Infeksi pada paru-paru
Terjadinya infeksi pada paru-paru juga dapat menjadi penyebab asma. Hal ini biasanya terjadi karena efek sekunder akibat proses infeksi di paru-paru.

Yang paling sering berkaitan dengan asma yaitu terjadinya radang di daerah bronkhus, atau yang sering disebut sebagai bronkhitis.

Jadi walaupun asma tidak menular, perlu waspada untuk menghindari penularan penyakit infeksi pada area sekitar paru-paru karena dapat berisiko menimbulkan efek sekunder berupa penyempitan saluran pernafasan atau asma.

11.       Paparan zat kimia
Penyebab asma yang berikutnya yaitu karena paparan zat-zat kimia tertentu. Zat-zat tersebut biasanya ada pada benda atau barang-barang sekitar kita dan dapat menimbulkan reaksi alergi jika baunya terhirup ke saluran pernafasan sehingga menimbulkan asma. 

Zat-zat kimia tersebut antara lain yaitu terdapat pada karet, logam, obat nyamuk bakar/semprot, parfum, deodoran, detergen, cat dinding, dan sebagainya.

12.       Cuaca
Penyakit asma juga dapat dipicu karena faktor cuaca. Faktor cuaca yang dapat menjadi penyebab asma biasanya yaitu pada situasi dingin, hujan, berangin, atau terjadinya perubahan cuaca yang sangat ekstrim di mana tubuh belum mampu untuk beradaptasi.


D.  Obat Alami Asma
Ada beberapa macam tanaman tradisional yang berkhasiat sebagai obat tradisionalpenyakit asma diantaranya :

1.   Karuk
Karuk atau yang disebut juga dengan daun sirih tanah adalah tanaman liar yang banyak tumbuh pada beberapa daerah di Indonesia.

Karuk ini juga merupakan salah satu jenis tanaman yang mempunyai banyak sebutan seperti amelun une, kado-kado, cabean, dan lain sebagainya. Tanaman ini dapat dikembangkan dengan melakukan stek batang.

Di dalam dunia pengobatan, tanaman karuk ini terkenal cukup manjur dalam mengatasi beragam macam penyakit seperti asma, susah buang air kecil, panu, nyeri tulang, dan sakit perut.

Hal ini dikarenakan zat yang terkandung didalam akar, batang, daun serta buahnya.

Karuk ini merupakan jenis tanaman yang diperkaya akan kandungan polifenol dan saponin, dan didalam daun dan buahnya mengandung tinggi akan kandungan flavonoid dan minyak atsiri.

Kandungan kimia yang berada pada tanaman karuk ini memberikan efek farmakologis yang sangat baik untuk tubuh, seperti mempunyai rasa pedas & peluruh lendir (pada daun), rasa pedas peluruh seni & batu empedu (pada akar).

Namun bagian yang biasanya kerap digunakan dari tanaman ini ialah pada bagian daunnya, daun karuk ini bisa di manfaatkan sebagai bahan ramuan obat tradisional penyakit asma.

Yang fungsinya untuk mengencerkan lendir / dahak dibagian saluran pernafasan yang kemudian di keluarkan dari dalam tubuh.

Dengan lendir yang berkurang dari saluran pernapasan ternyata bisa membuat aliran udara yang masuk kedalam tubuh menjadi lancar, sehingga bernafas pun menjadi lebih lega.

Selain dari pada itu, rasa pedas yang dimiliki tanaman karuk ini juga bersifat menghangatkan sehingga bisa memberi rasa nyaman pada rongga & saluran pernapasan.

Caranya :
a)   Ambil daun karuk segar sebanyak 3 s-d 5 lembar.
b)   Cuci bersih daun karuk.
c)   Haluskan daun karuk dengan cara menumbuknya.
d)   Kemudian daun karuk yang sudah di haluskan di seduh dengan setengah gelas air panas.
e)   Saring & dinginkan.
f)    Lalu tambahkan sedikit gula atau madu, supaya air seduhannya terasa lebih nikmat.
g)   Air rebusan daun karuk sudah siap diminum.
h)   Minum air rebusan ini sebanyak 3x sehari.

2.   Jahe
Jenis rimpang yang satu ini memang terkenal dengan khasiatnya sebagai penghangat tubuh, tetapi selain itu, rimpang yang satu ini rupanya juga mempunyai khasiat lain yang ampuh untuk membantu mengobati asma dan juga bermanfaat untuk mengatasi peradangan.

Untuk mengambil khasiat dari rimpang jahe ini, dapat memadukan jahe ini dengan madu. Sebab, madu sangat cocok dan tepat untuk di padukan dengan rimpang jahe.

Dikarenakan, selain mempunyai rasa yang sangat nikmat, perpaduan ini juga dapat membantu pengidap penyakit asma untuk segera sembuh secara alami dan cepat.

Saat dimana jahe ini berperan untuk menghentikan lendir di saluran dengan mengatasi peradangannya, maka madu akan mengencerkan lendir yang ada sehingga dapat dikeluarkan.

Caranya:
a)   Haluskan jahe dengan ditumbuk / dengan cara di iris-iris saja
b)   Masukkan hasil  tumbukan atau irisan jahe kedalam campuran madu.
c)   Bila berkeinginan mengambil khasiat jahe dengan cara di iris-iris, maka harus menggunakan jahe lebih banyak daripada dengan cara menumbuk jahe.
d)   Minumlah ramuan tersebut sesuai kebutuhan

3.   Bengkuang
Bengkuang ialah salah satu jenis buah tropis yang berdaging putih tepung & bertekstur renyah, selain itu bengkuang ini juga memiliki cita rasa yang manis dan menyegarkan terlebih dikonsumsi ketika hari sedang panas-panasnya.

Sebetulnya yang dapat di makan dari tanaman ini ialah akarnya yang membesar dengan membentuk umbi. Dan dimana pada buah jenis akar-akaran ini terdapat banyak sekali kandungan manfaat.

Bengkuang juga memiliki nama latin Pachyrhizus erosus yang dapat di jadikan sebagai cemilan sehat ketika lapar.

Bengkuang amat sehat dikarenakan mengandung rendah kalori yakni cuma mengandung 35 kalori per 100g.
Walaupun demikian, bengkuang ini juga mengandung tinggi phytonutrien seperti serat & anti-oksidan.

Sedangkan kandungan mineral yang terdapat pada bengkuang seperti magnesium, mangan, vitamin C dan B kompleks pada bengkuang ini menjadikan bengkuang sebagai buah yang amat bagus untuk di konsumsi.

Selain dari pada itu, bengkuang yang diperkaya akan quercetin, betakaroten, magnesium serta antihistamin alami juga mampu mencegah produksi histamin yang menyebabkan alergi.

Bahan-bahan yang perlu di persiapkan, antara lain :
a)   250gram bengkuang, kupas & potong-potong.
b)   100gram lobak parut, kupas & potong-potong.
c)   ¼ buah cabai merah, belah dan buang bijinya.
d)   50g batang seledri.
e)   60ml air es.
f)    2 sdm air jeruk nipis atau lemon.
g)   3 potong es batu.

Cara Membuat :
a)   Masukkan potongan bengkuang, lobak, seledri, cabe merah, air es, air jeruk nipis dan sepotong es batu kedalam mesin blender.
b)   Giling hingga halus.
c)   Setelah halus, tuangkan jus kedalam gelas.
d)   Jus siap di minum.

4.   Daun Sirsak
Daun sirsak ialah daun herbal yang mempunyai kandungan manfaat yang melimpah untuk tubuh , khasiat yang di miliki oleh daun sirsak ini begitu besar terutama untuk kesehatan.

Hal ini dikarenakan daun sirsak ini mempunyai kemampuan untuk mengobati beragam jenis penyakit yang sering di alami, salah satunya seperti penyakit asma.

Daun sirsak dipercaya mampu mengobati penyakit asma dikarenakan didalam daun sirsak ini terdapat kandungan vitamin, mineral, serta zat-zat lainnya.

Yang amat penting untuk menangani gejala penyakit asma yang timbul seperti sesak napas, sesak di dada dan lain sebagainya. Sehingga proses penyembuhan penyakit asma bisa lebih optimal.

Caranya :
a)   Ambil sepuluh helai daun sirsak yang sudah cukup tua (yang warnanya hijau tua).
b)   Cuci bersih daun sirsak.
c)   Rebus daun sirsak dengan air sebanyak tiga gelas.
d)   Tunggu airnya mendidih dan tersisa satu gelas.
e)   Kemudian saring dan dinginkan.
f)    Air rebusan sudah siap di konsumsi.
g)   Air rebusan diminum 2x sehari, pada pagi dan sore hari.

Efek yang akan terasa setelah mengkonsumsi air rebusan daun sirsak yakni, perut terasa hangat dan tubuh akan keluar banyak keringat.

Bunga kenanga dipercaya bisa menjadi salah satu obat asma alami.
Caranya:
a)   Sediakan tiga kuntum bunga kenanga kering
b)   Rebus dengan 200 cc air sampai mendidih.
c)   Setelah itu tutup wadahnya rapat-rapat.
d)   Setelah airnya agak dingin, minum airnya sekaligus.
e)   Untuk menyembuhkan asma, cobalah minum ramuan herbal ini setiap hari secara teratur.

6.   Bawang Putih
Pengobatan menggunakan bawang putih ini dapat membantu membersihkan paru-paru pada asma stadium awal.
Caranya:
a)   Didihkan 2 atau 3 siung pada 1 ½ cangkir susu.
b)   Biarkan hingga sama dengan suhu ruangan kemudian minum.

7.   Kopi
Kafein pada kopi dapat membantu mengontrol serangan asma karena dapat bertindak sebagai bronchodilator.

Kopi panas membantu merelaksasikan dan melegakan saluran pernapasan dalam membantu bernapas lebih mudah. Semakin kuat kopinya, semakin bagus hasilnya.

Tetapi cobalah untuk tidak meminum lebih dari 3 cangkir kopi hitam dalam sehari. Jika tidak suka kopi, gantilah dengan teh hitam panas. Jangan menggunakan kafein sebagai perawatan rutin.

8.   Bawang Bombay
Bawang bombay memiliki zat anti-peradangan yang dapat membantu mengurangi penyumbatan di saluran pernapasan ketika menderita asma.

Zat sulfur yang ada pada bawang juga dapat membantu mengurangi peradangan di paru-paru.

Konsumsilah bawang bombay mentah untuk melegakan saluran udara supaya dapat bernapas lebih baik.

Jika tidak dapat mentoleransi rasa bawang mentah, cobalah memakan bawang yang sudah dimasak.

9.   Buah Cermai
Dalam pembuatan obat alami untuk meredakan asma, siapkan beberapa bahan-bahan yang dibutuhkan seperti 6 biji buah cermai, 1 siung bawang merah dan ¼ genggam akar kara.
Caranya :
a)   Bersihkan buah cermai ini sampai bersih
b)   lalu tumbuk bersama dengan bahan lainnya.
c)   Setelah itu, rebus dengan segelas air hingga mendidih dan tersisa setengah gelas.
d)   Setelah itu, saring airnya dan biarkan hingga dingin.
e)   Minum air rebusan buah cermai tersebut 2 kali sehari selagi hangat sampai sembuh.

10.       Daun Ki Tolod
Daun Ki Tolod merupakan salah satu jenis tanaman yang sangat ampuh untuk mengobati berbagai jenis penyakit termasuk untuk menyembuhkan penyakit asma.

Caranya :
a)   Siapkan daun Ki Tolod sebanyak 2 lembar dan juga segelas air
b)   Lalu rebus dau Ki Tolod tersebut sampai mendidih dan air rebusan tersisa setengah gelas saja.
c)   Angkat dan saring airnya, kemudian minum ramuan tersebut selagi hangat minimal 2 kali sehari sampai asma sembuh.



Penyakit asma seringkali dianggap sebagai penyakit yang ringan.

Akan tetapi, ketika penyakit ini kambuh, dampaknya seringkali menimbulkan perasaan yang tidak nyaman seperti sulit bernapas, dada sesak dan lain sebagainya.

Untuk itulah, penting sekali mengatahui cara mencegah agar penyakit ini tidak kambuh dan muncul secara tiba-tiba ditempat-tempat tak terduga.

1.   Awali Sejak Bangun Pagi
Saat pertama kali bangun dipagi hari. Pastikan jika anda senantiasa selalu menjaga kebersihkan tempat tidur anda dan peralatan yang anda gunakan seperti selimut, bantal, kasur dan lain sebagainya.

Terutama pada sprei, dimana dibagian ini umumnya seringkali dijadikan media tempat bersangarnya tungau penyebab asma kambuh atau timbul.

Untuk itulah, jika memungkinkan, bagi anda yang menderita penyakit asma akibat alergi, gunakan bantal, guling dan peralatan tidur yang anti alergi.

Biasakan pula untuk rutin mengganti dan mencuci perlengkapan tidur minimal satu minggu sekali.

Hal ini tentunya bertujuan untuk mengurangi kelembapan dan mengurangi resiko jamur berkembang biak.

2.   Menjaga Sirkulasi Udara
Jamur merupakan salah satu pemicu timbulnya gangguan asma yang paling umum.

Untuk itulah, guna mengurangi hal tersebut, sebaiknya jagalah sirkulasi udara dalam ruangan dengan membiasakan membuka jendela dan menjaga kamar mandi agar tetap kering dan bersih.

3.   Hindari Produk Pembersih dengan Kandungan Bahan Kimia
Gas yang berasal dari pembersih rumah tangga seperti halnya pembersih kaca yang disemprotkan dapat memicu timbulnya asma.

Untuk itulah, bagi para penderita asma sebaiknya hindari terlalu banyak menghirup gas tersebut untuk mencegah asma kambuh akibat alergi.

4.   Hindari Kebiasaan Merokok
Asap rokok merupakan musuh bagi para penderita asma. Hal ini dikarenakan asap rokok yag timbul dari sulutan api akan dapat menyebabkan gangguan asma timbul.

Memang sulit menghindari paparan asap rokok, apalagi mengingat saat ini rasanya sudah terlalu banyak perokok yang bukan hanya tersebar dijalanan di satu ruangan yang Anda tempati saja.

Akan dapat Anda jumpai perokok dengan mudah baik itu anggota keluarga, saudara, teman atau bahkan orang asing yang tidak anda kenali.

Jika memungkinkan, Anda bisa menempati ruangan anti merokok atau meminta toleransi perokok untuk tidak merokok dihadapan anda.

5.   Hindari Stres
Emosi dan rasa panik yang intens seringkali memperburuk gejala asma yang dirasakan. Untuk itulah, bagi para penderita asma, hal ini sebaiknya dihindari agar asma tidak mudah kambuh.

Untuk menghindari stres bisa dilakukan dengan tidak terlalu banyak berpikir, menghentikan sejenak pekerjaan yang membuat anda jenuh, refresih, menyalurkan hobi dan melakukan hal-hal yang bisa membuat rasa khawatir atau panik anda bisa berkurang.

Dengan begini, anda akan lebih merasa tenang dan gejala stres bisa dihindari.

6.   Selalu Siaga
Gejala asma bisa kambuh kapan saja dan dimana saja. Untuk itulah, siapkan selalu obat-obatan pereda asma dalam tas dan bawa kemana-mana untuk berjaga-jaga jika serangan asma kambuh dimana saja.

Hal ini tentunya bertujuan untuk menjaga jika saja serangan asma mendadak terjadi di kantor atau ditempat-tempat yang tidak terduga.

Selain itu, penderita asma biasanya tidak terlalu kuat jika harus melakukan aktifitas fisik yang berat seperti berlari atau kegiatan yang menguras napas.

Untuk itulah, sebaiknya kontrol dan jaga aktifitas anda agar tidak berlebihan.


7.   Bersihkan Rumah Secara Rutin
Membersihkanrumah secara rutin agar bebas debu dan kotoran adalah salah satu kiat agar asma tidak kambuh.

Gunakan pengisap debu yang memiliki penyaring untuk partikel-partikel kecil.

Jangan melakukan pekerjaan yang justru akan menambah penumpukan debu di rumah—seperti menggergaji perabotan kayu.

8.   Gunakan Penyejuk Udara (AC)
Hindarilah berada dalam ruangan lembab atau ruangan yang sangat panas, Gunakan AC dalam kamar anda,

AC bisa membantu mengurangi partikel debu dan serbuk sari yang terbawa udara dari pohon, rumput, dan rumput liar yang masuk ke dalam ruangan.

Selain itu, ruangan ber-AC dapat mengurangi kelembaban sehingga paparan debu dapat diminimalisir.

Bagi penderita asma yang tak memiliki AC, sebaiknya memasang filter debu pada jendela atau buka jendela seperlunya saja.

9.   Olahraga Teratur
Dulu, penderita asma mungkin akan dilarang berolahraga oleh dokter, karena dikhawatirkan dapat menyebabkan asmanya kambuh.

Namun, kini kebanyakan dokter berpendapat sebaliknya. Justru, dengan berolahraga yang teratur dan direncanakan dengan baik, sangat bermanfaat mencegah kambuhnya asma.

Terutama untuk penyakit asma ringan/sedang. Tetapi,  olahraga berat, seperti lari marathon, balap sepeda dan triatlon tidak disarankan untuk penderita asma, karena berisiko memicu kambuhnya asma.

Lakukan olahraga dalam ruangan untuk menghindari pemicu asma yang mungkin saja muncul saat berolahraga di luar. Jangan berolahraga saat cuaca dingin ataupun saat panas.

10.       Hindari segala pemicu pilek untuk mencegah Asma
Tetap pertahankan kondisi tubuh agar tetap sehat dan hindari berdekatan dengan orang yang sedang menderita flu dan pilek.

Karena flu memicu asma kambuh kembali. Cuci tangan Anda sampai bersih setelah menyentuh barang yang mungkin pernah disentuh oleh orang lain yang mengalami infeksi pernapasan.

11.       Lakukan vaksinasi influenza dan pneumonia
Flu dan pneumonia (paru basah) dapat memicu asma kambuh, karena itu dapatkan vaksinasi untuk mencegahnya.

Vaksinasi flu akan membantu penderita mencegah asma kambuh, terutama jika sedang berada di daerah yang rawan dengan penyakit tersebut.

1 comment:

  1. Artikel yang lengkap dan bermanfaat sekali. Terima kasih infonya.

    ReplyDelete